Cucu nabi muhammad yang dipenggal kepalanya

Cucu nabi muhammad yang dipenggal kepalanya. Riwayat yg paling shaheh ini di bawakan olh Imam Bukhâri, no: 3748 =

dri Anas bin Maشlik, beliau menyampaikan : Kepala Husain diboyong & di datangkan pada Ubaidullah bin Ziyaad. Kepala itu di taruh di sebuah bejana. Lalu Ubaidullah bin Ziyaad menusuk-nusuk (dgn pedangnya) sambil berkomentar sedikit mengenai ketampanan Husain bin Ali. Anas mengemukakan, “Di antara Ahlul baiti, Husain ialah orang yg paling serupa dgn Rasulullah.” Waktu itu, Husain di semir rambut nya dgn wasmah (sejenis pacar yg cenderung warnanya agak hitam)”

Cucu nabi muhammad yang dipenggal kepalanya

Kisah nya, Husain bin Ali tinggal di daerah Mekah dgn sekian banyak Shahabat, semisal Ibnu ‘Abbaas & Ibnu Zubair. Saat Muawiyah mangkat / meninggal dunia kepada th 60 Hijriyyah, anak dirinya Yaziid bin Muâwiyah menggantikan nya sbg imam bagi seluruh kaum muslimin atau menjadi khalifah. Dikala itu, warga Irak yg di dominasi olh pengikut ‘Ali menulis surat pada Husain untuk meminta dia pindah ke daerah Irak. Dan mereka berjanji dapat membai’at Husain sbg khalifah dikarenakan mereka tak berharap Yaziid bin Muaawiyah menduduki atau menjadi pengampu jabatan Khalifah. Tak cukup dgn surat, mereka ter kadang men datangi Husain di Mekah menggandeng ia bertolak ke Kufah & berjanji bakal sediakan pasukan. Namun para Sahabat seperti Ibnu Abbaas kerap kali dan sering menasehati Husain supaya tak memenuhi kemauan mereka, dikarenakan ayahanda Husain, Ali bin Abi Talib, di bunuh di Kufah & Ibnu Abbas kawatir mereka juga membunuh Husain pula di sana. Husain mengemukakan, “Bahwa saya telah jalankan istikharah & bakal bertolak ke sana”. 

Cucu nabi muhammad yang dipenggal kepalanya. Sebahagian riwayat menyebut bahwa ia membawa ketentuan ini sebab belum mendengar informasi mengenai sepupu nya Muslim bin ‘Aqil yg sudah di bunuh di sana. 

Hasilnya, berangkat lah Husain dengan keluarga menuju daerah Kufah. 

Sementara itu di pihak lainnya, Ubaidullah bi n Ziyaad di utus oleh Yazid bin Muawiyah buat mengatasi pertikian / pergolakan di wilayah Irak. Hasilnya, Ubaidullaah bersama pasukan nya berhadapan dgn Husain dengan keluarga nya yg sedang dlam perjalanan untuk menuju daerah Irak. Nah, Pergolakan ini sendiri memang di picu olh beberapa orang yg mau memakai Husain. 2 pasukan yg teramat tak imbang ini berjumpa, sementara beberapa orang Irak yg mem bujuk Husain, & berjanji dapat mempermudah & menyiapkan pasukan justru melari kan diri men inggalkan Husain & keluarga nya berhadapan dgn pasukan Ubaidullaah. Hingga hasilnya, terbunuh lah Husain juga sebagai orang yg ter-zhalimi & juga sebagai syahid. Kepala nya dipenggal lalu dipindah kehadapan Ubaidullaah binZiyaad & kepala itu di letakkan dibejana. Lainnya : Silsilah Keluarga Nabi Muhammad dari Ayah dan Ibu

Lalu Ubaidullaah yg durhaka ini setelah itu menusuk-nusuk ke hidung, mulut & gigi Husain, padahal disitu ada Anas bin Maalik, Zaid bin Arqaam & Abu Barzah Aslami. Anas mengemukakan, “Singkir kan pedang mu dri mulut itu, sebab saya sempat menyaksikan mulut Rasulullah mencium pada mulut itu!” Mendengar nya, orang durhaka itu mengemukakan, “Seandai nya aku tak melihat-mu telah lanjut usia renta yg akal nya telahrusak, maka tentu kepalamu aku penggal kepalamu.”

Dlam riwayat dri Tirmidzi & Ibnu Hibbaan dri Hafshah bint Siriin dri Anas di nyatakan : 
“Lantas Ubaidullaah mulai sejak menusukkan pedang nya ke area hidung Husain”. 

Dlam riwyat Thabraani dri hadit Zaid bin Arqam: 

“Lalu ia mulai menusukkan pedang yg di tangan-nya ke mata & hidung Husain. Saya (Zaid bin Arqam) menyampaikan, “Angkatlah pedang mu, sungguh saya sempat menyaksikan mulut Rasulullah telah mencium tempat itu”. 

Demkian pula riwayat yg diungkapkan melalui jalur Anas bin Maalik: 

aku(Anas bin Malik) mengemukakan kepada nya, “Sungguh saya sudah menyaksikan Rasulullah mencium lokasi di mana engkau menyimpan pedang mu itu.” Lalu Ubaidullaah mengangkat pedang nya. 

Demikian lah kejadian nya, sesudah Husain ter bunuh, kepala dirinya dipenggal & di taruh di sebuah bejana. & mata, hidung & gigi dirinya di tusuk-tusuk dgn pedang. Para Sahabat yg melihat faktor ini meminta pada Ubaidullaah orang durhaka ini, supaya menyingkirkan dan mengangkat pedang itu, dikarenakan mulut Rasulullah sempat menempel lokasi itu. Alangkah besar & tinggi rasa hormat yang ditunjukkan mereka terhadap Rasulullah & alangkah sedih dan gundah hati mereka melihat cucu Rasulullah, orang kesayangan dirinya n di hinakan didepan mata mereka. 

Dri sini, kita dapat mengetahui betapa tidak sedikit riwayat palsu menyangkut histori ini yg menyebut bhwa kepala dari cucu Nabi yaitu Husain di arak hingga di letakkan didepan Yazid. Para perempuan dri keluarga Husain di kelilingkan ke semua negara dgn kendaaraan tidak dengan pelana, ditawan & di rampas. Seluruhnya ini adalah kepalsuan yg dibuat Rafidhah. Lantaran Yazid ketika itu sedang ber -ada di negeri Syam, sementara ke jadian memilukan ini terjadi di daerah Irak. 

Syaikhul Islam mengemukakan, “Dlam riwayat dgn sanad yg majhul di nyatakan bhwa sejarah penusukan ini berlangsung di depan / hadapan Yazid, kpala Husain dipindah kehadapan nya & dia-lah yg menusuk-nusuk-nya gigi Husain. Di Samping dlam narasi(dusta) ini ter-dapat isyarat yg menunjukkan bhwa narasi ini bohong, sehingga (utk didapati juga-red) para Teman yg menonton histori penusukan ini tak berada di negeri Syam,dapat tapi di negara Irak. Justru sebaliknya, riwayat yg di bawakan oleh sekian banyak orang menyatakan bahwa Yazid tak memerintahkan ‘Ubaidullah buat membunuh Husain.”

Demikianlah secara singkat tentang cerita tentang cucu nabi muhammad yang dipenggal kepalanya.

Cucu nabi muhammad yang dipenggal kepalanya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: BahasaArab.co.id

0 comments: