2+++ Perbedaan Hal dan Tamyiz

Perbedaan hal dan tamyiz. Para pembaca blog bahasa arab dan artinya yang budiman, kali ini kami ingin membawakan tentang artikel terkait dengan jawaban sebuah pertanyaan yang menanyakan terkait perbedaan antara hal dan tamyiz, penting untuk diketahui bahwa antara hal dan tamyiz dalam ilmu kaidah bahasa arab atau ilmu nahwu terdapat perbedaan yang mencolok dan lumayan banyak, jadi silahkan anda simak baik-baik terkait dengan perbedaan hal dan tamyiz di bawah ini yang kami susun dengan metode yang mudah disusun berdasarkan poin-poin agar mudah dipahami oleh anda terutama yang belum banyak belajar tentang kaidah bahasa arab.
Perbedaan Hal dan Tamyiz

Perbedaan-perbedaan Penting Antara Hal dan Tamyiz

Definisi Hal dan Tamyiz

Definisi hal (الحال) yaitu : isim nakirah (isim/kata benda yang belum jelas tunjukannya biasanya diidentifikasi dengan tak adanya “alif lam” di awalnya) yang manshub, menjelaskan tentang “hai’ah” / cara yang ditempuh oleh isim makrifah yang jatuh sebelumnya yang disebut dengan “sohibul hal”.

Sedangkan tamyiz (التمييز) ialah isim nakirah yang menjelaskan isim “mubham” (isim yang belum jelas maksudnya atau tunjukannya), isim yang “mubham” yang disebutkan sebelumnya disebut dengan “al-mumayyaz” (yang ditamyiz).

Jenis / Macam-macam Hal dan Tamyiz

Macam-macam Hal : 

---> Hal mufrad yaitu hal yang bukan terdiri atas kalimat hanya terdiri atas satu kata, contohnya:

رجع القائد منتصراً

Cara baca : Raja’al qo’id muntashiran

Artinya : Panglima itu pulang dalam keadaan menang

----> Hal jumlah, hal jumlah / kalimat ini bisa dibagi menjadi 3 macam atau 3 bagian:

>> Jumlah ismiyyah yaitu yang di awali dengan isim atau terdiri atas mubtada’ dan khobar, contohnya:

اصطف الجنود سيوفهم مشهورة

Ishtoffal junuud suyufuhum masyhuurah

Pasukan itu berbaris dalam keadaan pedang mereka terhunus

>> Jumlah fi’liyah yaitu yang terdiri atas fi’l dan fa’il, contohnya:

مضى العدو يجر أذيال الهزيمة

Madol aduwwu yajurru adzyaalal haziimah

Musuh itu pergi dalam keadaan membawa ekor kekalahan

>> Syibu jumlah yaitu kalimat yang mirip dengan sebuah jumlah mufidah namun belum sampai ke derajat jumlah mufidak karena masih membutuhkan kalimat yang lain yang menyempurnakan maknanya, terdiri atas 2 bagian:

1. Dzaraf madzruf, contohnya:

طلع البدر بين السحاب

Tola’al badru bainas sahaab

Bulan purnama itu terbit dalam keadaan di antara awan


2. Jar majrur, contohnya:

تألم الطائر في القفص

Ta’allamat tho’ir fil qofash

Burung itu merasa tersiksa dalam keadaan di dalam sangkar

Macam-macam Tamyiz:

-----> Tamyiz mufrad atau disebut juga dengan tamyiz malfudz yaitu tamyiz yang “mumayyaz”-nya berupa isim mufrad yang disebutkan sebelumnya dan bisa diketahui secara jelas, biasanya menunjukkan : jumlah, timbangan, jarak atau ukuran. Contohnya:

ركب القطار خمسون طالبا

Rakibal qitaar khamsuuna toliban

Kereta api itu dinaiki oleh 50 orang siswa

-------> Tamyiz jumlah atau disebut juga dengan tamyiz malhudz yaitu tamyis yang mumayyaznya tidak disebutkan secara jelas di dalam kalimat, contohnya:

وفجرناعيون الأرض

Wa fajjarna uyuunal ardhi

Dan kami pancarkan mata air bumi

Perbandingan Antara Hal dan Tamyiz

Jika kita berbicara tentang perbandingan antara hal dengan tamyiz memang sebenarnya ada sedikit kemiripan atau persamaan dari beberapa sisi antara hal dengan tamyiz ini : keduanya (hal dan tamyiz) sama-sama berbentuk isim (kata benda), keduanya adalah fadhlah (kata yang tak asasi alias sebuah kalimat akan bisa dipahami walaupun kata ini tak ada), keduanya nakirah, keduanya punya i’rob yang sama yaitu nashob dan keduanya menafsirkan atau menjelaskan isim sebelumnya.

Terkait dengan perbedaan hal dan tamyiz ini bisa kita simpulkan dalam beberapa poin penting di bawah ini:

- Hal menjelaskan hai’ah/cara/keadaan dari “sohibul hal”.

- Tamyiz menjelaskan tentang sesuatu yang masih samar / mubham dari “mumayyaz”-nya

- Biasanya hal itu berupa isim yang mustaq/isim yang merupakan kata turunan (berupa: isim fa’il, isim maf’ul dan seterusnya), contoh isim musytaq: راكب, مقتول, ماش...

Contoh hal:

رجع الجندي مقتولا

Tentara itu pulang dalam keadaan terbunuh

- Tamyiz biasanya adalah berupa isim jamid/bukan turunan.

Contohnya:

مشيت ستين ميلا

Aku berjalan sebanyak 60 mil. (Anda bisa perhatikan bahwa kata “mil” pada kalimat di atas adalah tamyiz, lihat kata “mil” adalah isim jamid bukan isim turunan dari kata yang lain). Coba anda perhatikan untuk memahami terkait dengan tamyiz ini : seandainya tak ada kata “mil” maka kalimat di atas masih termasuk kalimat mubham / samar dan tidak jelas, namun setelah ada kata “mil” kalimatnya menjadi jelas, itulah gambaran tentang tamyiz.

Sekian dulu yang bisa kami sampaikan buat anda semua terkait dengan bahasan 2 perbedaan hal dan tamyiz, mudah-mudahan bermanfaat dan sampai jumpa pada bahasan berikutnya.

2+++ Perbedaan Hal dan Tamyiz Rating: 4.5 Diposkan Oleh: BahasaArab.co.id

0 comments: