2++ Percakapan Bahasa Arab Bertamu

Percakapan bahasa arab bertamu. Para pencinta bahasa arab yang budiman semuanya, kali ini kami akan lanjutkan membuat artikel bahasa arab yang cukup penting buat anda, kali ini masih tentang percakapan bahasa arab, untuk kesempatan bahagia ini tentang percakapan bahasa arab bertamu. Saat kita ingin bertamu atau kita berniat mengunjungi keluarga, sanak saudara dan teman kita akan melakukan dialog atau percakapan tentunya dengan tuan rumah, untuk mengetahui seputar apa saja percakapan yang bisa terjadi antara tamu dengan tuan rumah, silahkan anda simak baik-baik di bawah ini:

 Percakapan Bahasa Arab Bertamu

Penggalan Percakapan 1

سَمِعَ سَالِمٌ جَرَسَ الْبَابِ يَرِنُّ, فَقَامَ وَ فَتَجَ الْبَابَ, فَوَجَدَ خَالَهُ قَدْ حَضَرَ مِنَ الْقَرْيَةِ لِزِيَارَتِهِ

sami’a saalim jarosal baabi yarinnu, faqooma wa fatahal baaba, fawajada khoolahu qod hadhoro minal qoryah liziyaarotihi.

salim mendengar bel pintu berdering, lalu ia pun bangun dan membuka pintu, ia pun mendapatkan pamannya telah datang dari desa untuk mengunjunginya.


فَقَالَ سَالِمٌ : مَرْحَبًا بِكَ يَا خَالِيَ الْعَزِيْز, مَتَى حَضَرْتَ مِنْ قَرْيَتِنَا ؟

faqoola salim : marhaban bika yaa khooliyal ‘aziiz, mataa hadhorta min qoryatina ? 

maka salim pun berkata : selamat datang pamanku yang mulia, kapan engkau datang dari desa kita ?


الْخَالُ : حَضَرْتُ الْيَوْمَ يَا بُنَيَّ

al-khool : hadhortu al-yauma yaa bunayya. 

paman dari ibu : aku baru datang hari ini wahai anakku. Baca Bahasa Arab Lainnya : Kosakata Bahasa Arab Fi'il Madhi

سَالِمٌ : وَ كَيْفَ حَالُ أَقَارِبِي جَمِيْعًا خَالِي حَسَن وَ خَالَتِي عَائِشَة ؟

salim : wa kaifa haalu aqooribii jamii’an khoolii hasan wa khoolatii aisyah ?

salim : dan bagaimana keadaan kerabat saya semua paman hasan dan bibi aisyah ?

الْخَالُ : بِخَيْرٍ جَمِيْعًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ

al-khool : bikhoirin jamii’an wal hamdulillah.

paman dari ibu : Alhamdulillah semua dalam keadaan baik.

سَالِمٌ : دَقِيْقَةً وَاحِدَةً, سَأُحْضِرُ لَكَ زُجَاجَةً مِنَ الْعَصِيْرِ

salim : daqiiqoh waahidah, sauhdhiru laka zujaajatan minal ‘ashiir.

salim : tunggu satu menit, saya akan membawakan segelas sirup.

الْخَالُ : شُكْرًا لَكَ يَا بُنَيَّ, لَا أُرِيْدُ عَصِيْرًا بَلْ أُرِيْدُ كُوْبًا مِنَ الشَّاي

al-khool : syukron laka yaa bunayya, laa uriidu ‘ashiiron bal uriidu kuuban minasy syaay.

paman dari ibu : terimakasih wahai anakku, saya tudak mau minum sirup, namun aya mau segelas teh.

سَالِمٌ : حَالًا أُحْضِرُ لَكَ الشَّاي 

salim : haalan uhdhru lakasy syaay.

salim : baiklah saya akan membawakan teh untu mu.

Penggalan Percakapan 2


وَ بَعْدَ قَلِيْلٍ عَادَ سَالِمٌ وَهُوَ يَحْمِلُ صِيْنِيَّةً جَمِيْلَةً وَعَيْهَا إِبْرِيْقُ شَايٍ وَ كُوْبَانِ وَ سُكَّرِيَّةً مَمْلُوْءَةٌ بِالسُّكَّرِ وَ مِلْعَقَتَانِ


ba’da qoliil ‘aada saalim wahua yahmilu shiniyyatan jamiilah wa ‘alaihaa ibriiqu syaay wa kuubaani wa sukkariyyah mamluuah bis sukkar wa mil’aqotaani.

tak lama kemudian salimpun kembali dengan membawa sebuah nampan yang bagus dan di atasnya terdapat dua buah gelas dan satu buah toples yang penuh berisi gula dan dua buah sendok.

الْخَالُ : شُكْرًا لَكَ يَا سَالِم, لَقَدْ ذَكَّرَنِي مَنْظَرُ الشَّايِ وَ السُّكَّرِ بِمَصْنَعِ السُّكَّرِ الَّذِي زُرْتُهُ مُنْذُ يَوْمَيْنِ

al-khool : syukron laka yaa saalim, laqod dzakkarani manzhorusy syaay was sukkar bimashna’is sukkar alladzii zurtuhu mundzu yaumaini.

paman dari ibu : terimakasih wahai salim, melihat teh dan gula ini jadi mengingatkan saya dengan pabrik gula yang saya kunjungi dua hari yang lalu.

سَالِمٌ : هَلْ زُرْتَ مَصْنَعَ السُّكَّرِ يَاخَالِي ؟

salim : hal zurta mashna’as sukkar yaa khoolii ? 

salim : apakah engkau sudah mengunjunggi pabrik gula wahai pamanku ?

الْخَالُ : نَعَمْ زُرْتُهُ يَا سَالِمٌ, وَ شَاهَدْتُ صِنَاعَةَ السُّكَّرِ, وَ رَأَيْتُهُ يَدْخُلُ إِلَى الْمَصْنَعِ قَصَبًا وَ يَخْرُجُ سُكَّرُا أَبْيَضَ مَوْضُوْعًا فِي الْأَكْيَاسِ

al-khool : na’am zurtuhu yaa saalim, wa syaahadtu shinaa’atas sukkar, wa roaituhu yadkhulu ilal mashna’ qoshoban wa yakhruju sukkaron abyadh ma’dhuu’an fil akyaas.

paman dari ibu : ya, saya telah mengunjunginya wahai salim, dan saya menyaksikan cara pembuatan gula, dan saya melihatnya masuk potongan-potongan kayu tebu dan keluar sudan menjadi gula yang putih yang ditempatkan di kantong-kantong. 

Sekian sobat semua yang bisa kami sampaikan buat anda semua kali ini artikel bahasa arab dengan judul percakapan bahasa arab bertamu.

2++ Percakapan Bahasa Arab Bertamu Rating: 4.5 Diposkan Oleh: BahasaArab.co.id

0 comments: